Welcome to steelindonesia.com,  Join free | Sign in 
News | Events | Forum | Regulations | Glossary | Unit Convertion | Articles | Guest Book | Photo Gallery | Web Link | Supporting Letters | About Us

Steelindo Marketing

Statistics

News about Iron and Steel Industry

Galangan kapal di Lamongan desak pemerintah benahi infrastruktur

13 Juni 2011

oleh Sofyan Nur Hidayat

JAKARTA. Perusahaan galangan kapal di Lamongan, Jawa Timur, mendesak pemerintah segera membenahi infrastruktur. Sedikitnya ada tiga perusahaan galangan kapal di sana berniat melanjutkan investasi graving dock (dok kolam) dan membutuhkan infrastruktur pendukung. Nantinya, graving dock ini bakal digunakan untuk mengerjakan kapal berbobot lebih dari 100.000 deadweight ton (DWT).

Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi mengatakan, pembenahan infrastruktur yang perlu dilakukan salah satunya adalah pelebaran jalan raya di sepanjang pantai. Jalan ini akan digunakan oleh kendaraan yang mengangkut lembaran baja ke galangan kapal. "Jalan yang ada sebaiknya memang diperlebar demi kelancaran industri," kata Budi, Senin (13/6).

Selain pelebaran jalan raya, industri galangan kapal di Lamongan juga meminta pemerintah membangun pemecah ombak atau breakwater. Breakwater ini diperlukan untuk menghindari abrasi pantai yang disebabkan oleh angin barat.

Lalu, galangan kapal juga membutuhkan peningkatan pasokan listrik oleh PT PLN (Persero). Menurut Budi, kebutuhan listrik industri kapal sangat besar, terutama jika investasi sudah terealisir.

Saat ini, satu dari tiga perusahaan galangan kapal yang bakal berinvestasi di sana sudah mulai melakukan proses ujicoba. Sedangkan dua lainnya masih dalam tahap sertifikasi tanah dan persiapan lahan.

Catatan saja, klaster industri galangan kapal Lamongan merupakan hasil kerjasama antara pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah Jawa Timur. Hingga kini total investasi yang sudah terealisir di klaster industri galangan kapal itu mencapai Rp 500 miliar. Budi menerangkan, investasi ini akan terus bertambah karena duit yang diternakan oleh ketiga perusahaan galangan kapal tersebut bersifat dinamis.

Sebelumnya, ia pernah mengatakan bahwa salah satu perusahaan perkapalan yang akan membangun graving dock di Lamongan adalah PT Daya Radar Utama. Graving dock Daya Radar rencananya akan mampu menampung kapal berkapasitas 100.000 DWT-150.000 DWT. Selama ini, graving dock yang ada di Indonesia hanya mampu melayani kapal berkapasitas 50.000 DWT. Rencananya, graving dock di Lamongan ini akan digunakan sebagai cikal bakal pembangunan galangan kapal pengangkut LNG lima tahun mendatang.

Sumber Berita :
http://industri.kontan.co.id/v2/read/1307969643/70098/Galangan-kapal-di-Lamongan-desak-pemerintah-benahi-infrastruktur-

Steel News
SteelBB

SBB writes original, independent, global steel news and steel price information. We produce steel industry reports, conduct bespoke research, create maps and hold steel industry events around the world.


Metal Bulletin

Metal Bulletin is the leading source of the very latest global steel and metals market news, prices and expert analysis


Steel Guru

Online billet price in India, Tmt Bar Price, Rebar price, HDG, Galvanized Price in India, Cr Coil Price, cold Roll Prcie, Hr coil Price, iron ore Prcie


Steel.org

American Iron and Steel Institute


World Steel

World Steel Association


MEPS (International) LTD

MEPS (International) LTD is a leading consultancy company operating in the steel sector worldwide.


Steel Orbis

SteelOrbis is a unique e-marketplace and market intelligence provider that offers up-to-date news on the steel industry and steel trading from one single source.


Share |

Komentar Anda :



Info terkait :